# SURVIVOR BERCERITA - Segera Terbit Buku "Tentang Sebuah Rasa"

Segera Terbit Buku "Tentang Sebuah Rasa"

Alhamdulillah, akhirnya dapat cover buku solo terbaru saya yang berjudul "Tentang Sebuah Rasa". Buku ini berisi 11 cerpen pilihan yang saya tulis dan terangkum dengan dalam satu buku.

Buku ini memang terasa lebih spesial dari buku-buku saya sebelumnya. Selain bergenre fiksi, sebagian dari cerita di buku ini saya tulis pada saat-saat yang "luar biasa". Luar biasa maksud saya, yaitu saat saya menulis buku ini sebagai seorang survivor kanker menjalani pengobatan atau terapi kanker.

Misalnya salah satu cerpen yang akhirnya saya selesaikan bertepatan saat opname di rumah sakit dengan tangan terinfus ^_^  Atau adapula cerpen yang saya tulis di sela-sela merasakan efek kemoterapi yang cukup membuat hari-hari terasa berwarna :)

Ke sebelas cerpen di buku ini memang memiliki cita rasa berbeda dalam setiap ceritanya. Dimana saya bisa katakan, buku ini menampilkan sisi lain saya di genre fiksi.
Tidak mudah bagi saya yang lebih banyak  bed rest karena pengobatan kanker untuk menyelesaikan buku kumpulan cerpen ini. Namun saya selalu berkeyakinan, setiap orang memiliki harapan dan impian dalam hidupnya.

Sebesar apapun masalah ataupun halangan yang hadir dalam hidup, tidak akan bisa memupuskan harapan dan impian kita.  Tentu saja, asalkan kita terus berani, terus berusaha, terus percaya dan terus berdoa. Dan buku "Tentang Sebuah Rasa" ini hadir,  merupakan wujud dari harapan dan impian saya. Dan saya yakinkan, tidak ada kata terlambat untuk mewujudkan sebuah impian.

Berminat untuk memiliki buku ini?
Bisa hubungi saya langsung ya. Atau bisa nanti pesan langsung ke penerbitnya Penerbit Stiletto.


Segera Terbit Buku Antologi Leadership

COMING SOON :

Alhamdulillah, akan segera terbit buku terbaru saya bersama para penulis luar biasa. Buku Antologi "Memimpin Tak Harus Pedas" berisi kisah-kisah inspirasi leadership dari para penulis perempuan .

---------------------------
ANTOLOGI SAMBEL PECEL: "MEMIMPIN TAK HARUS PEDAS"

Wanita, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dia tetaplah istimewa. Makhluk Tuhan yang di dalamnya mengalir kelembutan, kasih sayang, ketegasan dan kekuatan sekaligus.

Seseorang yang multi talenta, yang sanggup mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Apapun peran dan profesinya, dia adalah manager. Yang mampu mengelola banyak hal. Dari urusan domestik hingga urusan pernak-pernik. Mengelola waktu, keuangan, mengelola perasaan dan hati. Utamanya mengelola rasa syukur agar semua yang dikelolanya berjalan seimbang.

Sebuah karya bersama yang kami hadirkan untuk Anda, Sahabat-sahabat kami tercinta.

Antologi Sambel Pecel - Memimpin Tak Harus Pedas.

Beragam kisah unik yang ditulis dari hati, dipercantik setiap kisahnya dengan ilustrasi. Kami membuka PO (Pre Order). Segera hubungi penulisnya atau kontributor.


Berdamai dengan Rasa Kecewa dan Marah


Apakah kita pernah merasakan rasa kecewa yang teramat sangat? Yang terkadang juga menyelipkan rasa marah dan sedih yang datang silih berganti? Hmm .. saya rasa semua manusia pernah mengalami hal itu.

Saya pernah berfikir, bila kita mengalami hal tersebut, maka waktu juga meredakannya. Seiring berjalannya waktu, rasa kecewa, rasa marah, rasa sedih dan entah berbagai rasa yang menguras energi itu, akan bisa sembuh dengan sendirinya. Tentu saja, waktu yang akan menjawabnya.

Tapi itu pikiran saya dulu...
Namun, hingga akhirnya saya kembali mengoreksi pikiran saya. Ternyata bukan waktu yang akan menyembuhkan semua rasa itu. Tetapi kembali kepada kita sendiri. Sejauh mana dan seberapa besar usaha kita untuk kembali memulihkan diri dan perasaan kita.

Saya ambilkan sebuah contoh. Anggap saja ada 2 orang yang mengalami sakit hati, yaitu Angela dan Anita.  Rasa sakit hati memunculkan rasa marah, rasa kecewa, rasa benci dan semua rasa negatif. Angela ternyata membutuhkan waktu selama bertahun tahun untuk melupakan sang mantan sekaligus bisa move on kembali. Sedangkan Anita, hanya membutuhkan waktu tidak begitu lama untuk kembali move on.  

Dari contoh di atas, bila di suruh memilih waktu untuk move on, tentu saya akan lebih memilih Anita. Saya tidak akan membuang waktu lama-lama untuk meratapi nasib dan bisa saja menyalahkan diri sendiri serta orang lain. Masih terbuka waktu dan kesempatan untuk melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat.

Mengapa Angela dan Anita berbeda dalam menghadapi semua rasa energi negatif dalam dirinya? Ya, semua berpulang pada diri kepribadian masing-masing.  Sejauh mana usaha mereka bisa menerima keadaan itu, menata kembali hati, membuang semua rasa negatif serta berdamai dengan semuanya. 

Dan itu memang tidak mudah...
Tetapi bila kita tidak pernah berusaha mencobanya, bagaimana kita tahu bahwa semua itu mudah ataupun tidak mudah? Sekeras apa pun ujian di dunia ini, saya yakin Allah sudah mengatur hidup kita dengan begitu baik. Tinggal bagaimana kita intropeksi diri dan memfokuskan langkah apa yang akan kita ambil selanjutnya.

Seandainya memang masih kesulitan dalam menghadapi semua ini, tidak ada salahnya membutuhkan orang lain membantu kita. Bisa keluarga, sahabat, ataupun tenaga profesional. Semua sah-sah saja, asalkan sesuai dengan kenyamanan kita.

Dan... tentu saja..
Jangan lupa berdoa dan menyerahkan semua hasilnya kepada Allah ^_^

Draf Buku Terbaru


"Aku tahu....
mungkin tidak bisa menghabiskan masa tuaku bersamamu. Tapi setidaknya, aku bisa menghabiskan sisa umur yang tidak lama ini untuk membesarkan anak anak bersamamu".

# cuplikan draf buku terbaru


Rasanya sudah lama banget ngga nulis buku,  terakhir buku terbit ya tahun 2016 lalu.  Hehehehe . Buku terakhir terbit yaitu Kekuatan Doa yang di terbitkan PT. Gramedia Pustaka Utama.

Nah, dapat bocoran cantik nih. Insya allah tahun 2017 ini akan ada 3 buah buku yang terbit bersamaan. Semoga saja prosesnya lancar dan tanpa hambatan ya.  Biar bisa menambah semangat menjalani terapi dan hari-hari indah ini hehehe..

Oh ya, bicara tentang draf buku terbaru yang akan saya selesaikan ini, bisa di katakan buku ini spesial banget. Saya sudah merencanakan mau nulis buku ini sejak tahun 2013.   Bahkan rencana ini sebelum ada sebelum terbersit menulis buku Kanker Bukan Akhir Dunia yang di terbitkan elex media di tahun 2014. Tapi memang rupanya, jodohnya buku Kanker Bukan Akhir Dunia dulu yang di terbitkan.

Kenapa draft buku terbaru ini terasa spesial?  Karena buku ini semacam sebuah memoar kehidupan yang membuat saya sampai termewek mewek menulisnya :'(

Penasaran sama buku ini kelak? Tunggu dan doakan saja saya cepat menyelesaikannya yaaaa.

Sambal Gami "Mamah Alif" yang Maknyus


Haiiii..

Rasanya udah lama nih, ngga update masalah kuliner di Samarinda.  Berhubung kali ini saya baru nemu menu kuliner yang maknyus di Samarinda, jadi pengen banget ngereview di blog.  Biar teman-teman jadi penasaran dan pengen ngerasain langsung kuliner yang satu ini.


Nama kuliner yang saya mau review kali ini yaitu "Sambal Gami Mamah Alif". Dari namanya, pasti sudah kebayang dong kalau yang owner kuliner ini Mamah Alif atau mba Mahrita Alif. Tapi mungkin banyak yang belum tahu nih tentang kuliner Sambal Gami itu sendiri.

Mba Mahrita owner bersama pelanggan
Sumber : Facebook Mahrita Alif

Sambal Gami sendiri merupakan sambal khas Kota Bontang. Dimana Kota Bontang bisa di tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan darat dari Kota Samarinda. Biasanya sambal Gami ini sering di sajikan di restoran atau tempat kuliner di Bontang, khususnya yang ada menu seafoodnya.


Menu Sambal Gami paling sering banget di temuin, pada tempat-tempat kuliner di area  Bontang Kuala. Kebayang deh bahagianya, menikmati sambal Gami ini sambil memandang keindahan laut di Bontang Kuala. Hehehe.  Maklumlah, saya pernah merasakan keindahan kota Bontang, jadi paham sekali mengenai sambal Gami ini.


Tapi perlu di jelaskan juga,  sambal ini mempunyai keunikan dan ciri khas tersendiri lho. Terutama dari cara memasaknya yang menggunakan cobek khusus dari tanah liat yang di panaskan di api.  Dan kemudian setelah sambal mendidih, di hidangkan dengan di atas cobek tersebut. Rasanya? Jangan di tanya deh. Pokoknya bikin nagih banget.


Nah, setelah saya udah jarang banget ke Bontang dan tinggal di Samarinda, rasa kangen terhadap sambal gami ini tetap juga mengundang rindu. Bahkan saya berkhayal, bisakah menikmati sambal gami lagi seperti dulu di Bontang.


Rupanya, nasib juga yang mempertemukan saya dengan Sambal Gami ini.  Gegaranya, saya ngga sengaja liat postingan sambal gami mba Mahrifa di salah satu group facebook. Bisa di tebak kan? Saya langsung pengen mencobanya heheheh.


Selain bisa makan di kedua tempat cabang Sambal Gami Mamah Alif, yaitu di Perumahan Bumi Sempaja dan di Voorvo belakang Indomaret M Yamin,  kita juga bisa pesan delivery pakai kurir . Biasanya saya langsung pesan via Telpon, WA ,SMS atau bahkan inbox langsung ke facebook mba Mahrita
https://m.facebook.com/mahrita.alif


Kebetulan saya sendiri lebih sering mesan sambal gami ini pakai delivery kurir.  Yang saya senang dari pelayanan delivery ini, selain kemasan sambal gami yang di buat cantik dan tetap hangat sampai ke konsumen. Pelayanan onlinenya juga cepat tanggap ke konsumen. Jadi kita selaku konsumen juga merasa puas dengan pelayanannya.


Untuk menu yang di tawarkan di Sambal Gami Mamah Alif ini bervariasi lho. Bahkan kita pun bisa memesan level kepedesan sambal yang sesuai selera. Kalo saya sih di rumah lebih sering mesan dengan level kepedesan yang paling tidak pedes atau yang sedang. Soalnya anak anak juga doyan sambal gami tetapi ngga pengen yang pedes. Hihihi.


Berikut nih, menu sambal gami yang di tawarkan Mamah Alif . Mana tahu bisa jadi pilihan menu buat makan bersama keluarga :)
- sambal gami udang
- sambal gami tuday
- sambal gami telor
- sambal gami hati
- sambal gami ceker presto
- sambal gami ayam
- sambal gami bawis
- sambal gami kakap merah
- sambal gami patin
- sambal gami kerapu
- sambal gami cumi

Beberapa menu Sambal Gami Mamah Alif
Sumber foto : Facebook Mahrita Alif

Aduh.. nulis menu sambal gami ini aja bikin saya ngiler hehehe. Kebayang-bayang deh nikmat dan makyusnya menu-menu sambal gami ini. Kalo di rumah , saya dan anak anak kompak banget suka menu sambal gami udang dan sambal gami tuday. Kayanya favorit banget deh. Tapi kapan-kapan pengen nyoba juga menu-menu yang lain.


Bagi teman-teman yang penasaran dan pengen nyoba "Sambal Gami Mama Alif" ini, bisa langsung datang di  dua cabangnya di Samarinda.

Cabang Pertama :
Jl. PM Noor di Perumahan Bumi Sempaja City (depannya Indomaret) yang buka dari jam 5 Sore sampai malam. 
Cabang Kedua :
Voorvo di belakangnya Indomaret M. Yamin yang buka dari jam 9 pagi sampai 5 sore.

Atau bisa juga pemesanan secara online :
Langsung pesan via Telpon, WA ,SMS ke 085250933172
atau inbox langsung ke facebook mba Mahrita Alif di :
https://m.facebook.com/mahrita.alif


Yuk, silahkan di coba saja ya. Dan pasti deh, bakal ketagihan dan setuju dengan maknyusnya kuliner sambal gami Mamah Alif ini ^_^